Gereja Ayam Punthuk Setumbu Magelang

Gereja Ayam Magelang
Gereja Ayam Magelang
0
()

Lokasi: Karangrejo Gombong, Kurahan, Kembanglimus, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56553
Map: Klik Disini
HTM: kontak pengelola
Buka / Tutup: 07:00 – 18:00
No. Telepon: 085725779520

Wisata Gereja Ayam Magelang atau Gereja Ayam Bukit Rhema Punthuk Setumbu diklaim sebagai Tempat Wisata Di Magelang Terpopuler yang wajib untuk dikunjungi. Mengapa demikian? mungkin ada beberapa dari kamu yang belum familiar dengan objek wisata Magelang yang satu ini. Secara fungsinya konon tempat ini dibangun sebagai tempat atau rumah doa bagi para masyarakat sekitar khususnya. Namun dikarenakan memiliki bentuk fisik bangunan yang unik, maka kian hari Gereja Ayam kian diperbincangkan oleh khalayak umum. 

Sekilas Tentang Kabupaten Magelang

Secara administratif terletak di Kabupaten Magelang yaitu sebuah daerah yang telah diberikan kebijakan untuk mengurus sendiri segala kebutuhannya sebagai sebuah kota yang mandiri dengan pembagian wilayah terdiri dari 21 Kecamatan serta jumlah populasi warga menurut data statistik 2021 sekitar 1.363.290 jiwa. Meskipun memiliki luas yang tak terlalu besar hanya sekitar 1.102,93 Km/segi, namun letak geografisnya begitu strategis yang di jalur utama yang menghubungkan kota Semarang dan Jogja maka kota Magelang dianggap begitu penting terutama bagi transportasi darat.

Magelang memiliki batas wilayah yang langsung berhadapan dengan selatan Semarang dan utara Jogja. Selain begitu besar peranannya terhadap jalur transportasi, nyatanya Magelang juga memiliki potensi bentang alam yang patut diperhitungkan sebagai contohnya dari sektor wisata Magelang. Keindahan alamnya masih terbilang sebagai tempat wisata Magelang yang belum banyak orang kunjungi, sehingga keasriannya begitu terjaga hingga saat ini.

Mengingat keindahan alamnya maka tak heran jikalau dewasa ini wisata alam Magelang menjadi wisata alternatif bagi para wisatawan yang sedang liburan ke Jogja. Sebagai contoh salah satu objek wisata Magelang yang sudah cukup populer ialah Gereja Ayam Magelang.

Dikarenakan potensi keindahan Gereja Ayam yang begitu mempesona serta letaknya yang tak begitu jauh dari pusat kota Jogja, maka banyak orang yang memasukkan namanya dalam daftar Tempat Romantis di Jogja. Sehingga banyak wisatawan yang sengaja datang berkunjung untuk memuaskan rasa penasaran mereka akan tempat yang satu ini. Bagaimana kamu pun penasaran akan potensi dari Gereja Ayam? kamu dapat menyimaknya dalam konten artikel tempatwisata.id dibawah ini.

Baca Juga :   Spot Foto Terbaik di Welcome To Batam

Simak juga tentang Candi Prambanan – Kemegahan, Lokasi & Harga Tiket Masuk.

Gereja Ayam Magelang

Kondisi Bagian Dalam Gereja Ayam Magelang
Kondisi Bagian Dalam Gereja Ayam Magelang | Foto by Bukit Rhema Gereja Ayam

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan hasil liputan perihal Gereja Ayam Bukit Rhema Punthuk Setumbu jadi wisata di Magelang Terpopuler. Semoga dari segala informasi yang nantinya akan disampaikan dapat bermanfaat dan berguna bagi kamu atau para pembaca budiman dimana pun anda berada.

Disebut pula dengan nama lain “Gereja Merpati” oleh para warga sekitar dikarenakan bentuk fisik bangunan gereja ini terbilang tak biasa seperti kebanyakan gereja pada umumnya. Dengan bentuk bangunan yang menyerupai seekor ayam lengkap dari ekor hingga kepala. Cukup unik bukan? Akan tetapi sebagai tambahan informasi saja, konon di awal pembangunannya gereja ini dengan desain yang ingin menyerupai seekor burung merpati namun setelah pengerjaannya rampung, jika diperhatikan gereja ini dikatakan lebih mirip dengan ayam dibandingkan dengan merpati. Oleh karena alasan tersebutlah, masyarakat sekitar umumnya menyebut tempat ini sebagai “Gereja Ayam”.

Nama Gereja Ayam sendiri mulai menarik perhatian khalayak umum semenjak kemunculannya sebagai salah satu latar belakang syuting sebuah film berjudul “Ada Apa Dengan Cinta 2”, tentulah kamu mengetahui tentang film ini bukan? Ya, sebuah film dengan sepasang kekasih tokoh utama bernama Rangga dan Cinta yang berhasil menduduki puncak Box Office Indonesia dengan jumlah 3.6 juta penonton.

Dengan kesuksesan film tersebut, alhasil membuat Gereja Ayam mulai di lirik banyak orang, hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah pengunjung Gereja Ayam yang melonjak drastis setelah para pengunjung itu mengaku telah menonton film ini. Umumnya bagi mereka yang datang menuturkan rasa penasaran terhadap suasana asli dari gereja ini.

Baca Juga :   Surga Tersembunyi di Green Bay Banyuwangi - Daya Tarik, Tiket Masuk dan Rute

Ditambah lagi dengan banyaknya para pengunjung yang mengupload berbagai foto indah tempat ini dalam media sosial, sontak saja hal itu membuat nama Gereja Ayam kian populer di Indonesia. Namun tau kah kamu, bahwasanya terdapat lagi sebuah gereja lain yang memiliki bentuk yang hampir serupa yang terdapat di Uruguay, Amerika Serikat. Sehingga bisa dikatakan Gereja Ayam Magelang menjadi salah satu Gereja Terunik di dunia, cukup membanggakan bukan?

Jika kalian ingin lanjut berwisata ke Yogyakarta jangan lupa untuk cek daftar tempat wisata di jogja.

Asal Usul Gereja Ayam Magelang

Panorama Gereja Ayam Magelang Dari Atas
Panorama Gereja Ayam Magelang Dari Atas | Foto by Yun Hariadi

Sebagai tambahan wawasan saja, asal usul sejarah Gereja Ayam Punthuk Setumbu bukan tanpa sebuah polemik sepanjang kisah hidupnya. Berawal pada 1994, seorang pengusaha kaya bernama “Daniel Alamsjah” mengaku mendapatkan sebuah mimpi yang mengharuskan ia membangun sebuah rumah doa dalam bentuk burung merpati di sebuah bukit dan nantinya akan dipergunakan sebagai tempat beribadah.

Burung Merpati sendiri dalam agama Katolik dianggap sebagai simbolis dari roh kudus yang turun pada saat Yesus sedang di babtis. Singkat cerita Daniel mempunyai seorang istri warga Desa Gombong, Bukit Rhema, Magelang kemudian di tanah kelahiran istrinya tersebut ia bermaksud untuk mewujudkan mimpi tersebut. Setelah itu ia pun segera membebaskan lahan sekitar 3000 meter persegi sebagai lokasi proyek impiannya tersebut.

Namun siapa sangka, pada 1998 bertepatan dengan krisis moneter yang melanda Indonesia kala itu ikut berpengaruh terhadap bisnis yang dimiliki oleh Daniel. Oleh sebab itulah maka pada tahun 2000, ia terpaksa menghentikan proses pembangunan gereja ini dikarenakan permasalahan modal. Meskipun dengan kondisi bangunan 70% yang sudah rampung, Gereja Ayam ini tetap digunakan sebagai pusat peribadatan untuk agama Katolik.

Konon kabarnya, selain itu tempat ini pun dulunya pernah dijadikan sebagai tempat kegiatan agama lainnya seperti Budha dan juga Islam. Disamping juga digunakan sebagai pusat beribadah, ternyata Gereja Ayam pun pernah digunakan sebagai tempat rehabilitasi bagi para penyalaguna Narkoba, remaja nakal atau pun penyandang disabilitas (penderita gangguan mental).

Baca Juga :   Pantai Sadranan Gunung kidul [year] : Harga Tiket, Snorkling & Lokasi

Cukup banyak bukan fungsi dari gereja ini? Namun perlu kamu ketahui juga, bilamana Gereja Ayam pernah mengalami kenyataan pahit dikarenakan keberadaannya ditentang oleh para warga sekitar yang cemas dan khawatir takut bangunan ini di salah gunakan sebagai tempat untuk maksiat. Sehingga hal tersebut membuat Daniel terpaksa memutuskan untuk pergi dan meninggalkan Gereja Ayam hingga keadaannya terbengkalai sampai saat ini.

Lokasi Gereja Ayam Magelang

Lokasi Gereja Ayam Magelang terletak di Desa Gombong, Bukit Rhema, Karangrejo atau tepatnya sekitar 4.5 Km dari Candi Borobudur. Bagi kamu yang ingin berkunjung, jika kamu berdomisili di luar Jogja maka kamu dapat langsung menuju Bukit Rhema Magelang yang berjarak sekitar 42 Km dari Jogja dengan menggunakan motor yang dapat disewa disekitar kawasan wisata Malioboro dengan biaya sewa sekitar Rp. 80.000-Rp. 90.000/24 jam, cek Sewa Motor Jogja Terdekat, Murah dan Reviewnya.

Tiket Masuk Gereja Ayam Magelang

Selain itu lokasi Gereja Ayam pun berdekatan dengan wisata di Magelang lainnya yaitu Phuntuk Setumbu, yaitu sebuah bukit yang sangat direkomendasikan bila kamu ingin menikmati sunrise terbaik selain di Gereja Ayam. Setibanya kamu di pintu masuk maka kamu akan dikenakan biaya tiket masuk Gereja Ayam terbaru sekitar Rp. 25.000/orang. Kemudian sudah ada fasilitas area parkir kendaraan dengan tarif sebesar Rp. 2000/motor dan Rp. 10.000/mobil.

Setelah semua dirasakan selesai, maka tibalah saat kamu untuk menuju lokasi Gereja Ayam dengan menapaki jalur menanjak sekitar 200-300 meter. Akan tetapi bagi kamu yang tak ingin susah, kamu dapat menggunakan sebuah angkutan mobil jeep dengan biaya yang dapat dinegosiasikan dengan pemilik mobil tersebut, namun biasanya untuk harga awal mereka menawarkan dengan biaya Rp. 40.000/orang untuk satu kali jalan. Sepanjang perjalan singkat ini, kamu akan melihat suasana hutan tropis yang masih terjaga keasriannya dan cuaca sejuk khas daratan tinggi. Sungguh liburan ke Magelang seru bukan?

Pesona Gereja Ayam Phuntuk Setumbu

Panorama Gereja Ayam Phuntuk Setumbu
Panorama Gereja Ayam Phuntuk Setumbu | Foto by Urip Widodo

Tak lama berselang, maka tibalah saat yang ditunggu-tunggu sedari tadi yakni bangunan megah nan unik berupa Seekor Ayam terlihat masih kokoh berdiri. Rasa takjub bercampur senang dapat menginjakkan kaki di tempat unik ini, rasanya bersemangat sekali untuk memulai petualangan kali ini. Memasuki sebuah pintu masuk yang terletak di sisi kiri tepat di bawah leher sang ayam, suasana di dalam cukup lembab mungkin karena kurangnya sinar matahari.

Baca Juga :   Pantai Karangsong Indramayu [month] [year] HTM Wisata, Rute Jalan Ke Hutan Mangrove

Pada bagian dalam terdapat sebuah ruangan utama yang kosong, mungkin sewaktu masih digunakan ruangan ini digunakan untuk beribadah. Kemudian tepat pada sisi kanan dari pintu masuk tersebut, terdapat sebuah tangga yang dapat digunakan untuk menuju puncak mahkota ayam pada bangunan ini. Bagian leher ayam memiliki 4 lantai sebelum puncak dan pada lantai ketiga terdapat banyak coretan pada dinding yang membuat kesan kumuh mulai tercipta dalam benak saya.

Ya, memang saya akui cukup disayangkan memang jika melihat keadaan gereja ini yang di beberapa titik terdapat coret-coretan di dinding, namun pihak pengelola yang terdiri dari warga sekitar akan mulai mengecat beberapa bagian tersebut agar dapat memberikan kenyamanan pada wisatawan yang datang. Setibanya dipuncak mahkota ayam, para pengunjung dapat puas menikmati panorama alam sekitar yang didominasi oleh perbukitan yang masih sangat asri sejauh mata memandang.

Tepat didepan pun terlihat kemegahan dari Candi Borobudur yang telah terkenal diseluruh dunia. Mungkin bagi kamu yang sudah bosan datang ke candi tersebut, kamu dapat datang ke Gereja Ayam Bukit Rhema untuk dapat menikmati keindahan candi dari sudut pandang yang berbeda dari biasanya. Luas puncak mahkota ayam ini hanya sekitar 2 x 2 meter saja, sehingga jika kamu ingin berfoto ria dengan view terbaik maka kamu pun harus bergantian dengan pengunjung lainnya.

Setelah puas menikmati sajian alam di puncak Gereja Ayam, saat untuk berkeliling sekitar ruang aula bagian tengah. Kemudian terdapat juga sebuah tangga untuk turun ke bawah bangunan, dimana ternyata masih ada beberapa ruangan dengan luas sekitar 2 x 1 meter, konon ruangan ini dipergunakan sebagai kamar tempat tidur atau pun beristirahat. Lalu kembali melanjutkan mengelilingi semua sudut bangunan ini, kemudian tibalah saya pada bagian belakang ekor ayam dimana pada bagian ini hanya terdapat beberapa tiang penyangga untuk ekor ayam.

Baca Juga :   Pantai Muara Gembong Bekasi Tiket Masuk [year], Alamat Lengkap + Akses Menuju ke Lokasi

Jika kamu ingin berkunjung, waktu terbaik jika kamu ingin menikmati moment sunrise dipuncak mahkota ayam maka cobalah untuk datang malam hari, di mana di warung sekitar tempat parkir kamu dapat menunggu sang surya mulai menampakkan cahayanya. Namun bagi kamu yang tak ingin seperti itu, kamu juga dapat datang di pagi hari untuk menikmati pagi di Gereja Ayam dengan cuacanya sejuk dan pastinya masih sepi pengunjung.

Jika ingin menikmati suasana pantai bisa berkunjung ke pantai yang ada di Jogja seperti Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Drini, Pantai Nglambor atau pantai di Gunungkidul lainnya.

*Tips

  • Jika ingin datang untuk menikmati sunrise, jangan lupa membawa senter atau alat penerangan lainnya.

Melihat sosok Daniel Alamsjah yang tergerak hatinya untuk dapat memberikan sesuatu bagi orang lain. Menyadari dan termenung berpikir, sekiranya hal baik apa saja yang sudah kita lakukan selama ini khususnya bagi orang-orang terdekat? Semua pencapaian selama ini memang dirasakan belum lah apa-apa jika dibandingkan dengan perhatian, dukungan serta kasih sayang yang telah mereka berikan pada kita.

Bersyukurlah atas yang kita punya saat ini dan jadilah manusia yang senantiasa rela berkorban untuk sesama, karena itu akan menunjukkan kemuliaan akhlak kita sebagai manusia beragama. Seseorang itu dimuliakan bukan disebabkan oleh apa yang dimilikinya, tepapi karena pengorbanannya untuk memberikan manfaat pada orang lain.

Kamu dapat pula membaca tentang Puncak Becici Jogja.

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal Gereja Ayam Bukit Rhema Punthuk Setumbu jadi wisata di Magelang terpopuler. Terima kasih telah berkunjung ke TempatWisata.id dan semoga segala informasinya dapat membantu menambah wawasan bagi kita semua tentang beberapa Objek Tempat Wisata Di Indonesia.

Berapa penilaian untuk tempat ini?

/ 5.